You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Krisis Air, Warga Dua Pulau Mendapatkan Bantuan Air Bersih
photo Suparni - Beritajakarta.id

Warga Pulau Seribu Dapat Bantuan Air Bersih

Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan sejumlah wilayah di DKI Jakarta mengalami krisis air bersih. Tak terkecuali bagi wilayah Kepuluan Seribu.

Mesin pengolahan air Reverse Osmosis (RO) yang ada semakin sedikit produksinya, jadi kurang untuk kebutuhan warga

Dua wilayah yang mengalami krisis air bersih di Kabupaten Kepulauan Seribu yakni, Kelurahan Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Namun, beban warga sedikit terbantu dengan adanya bantuan pemberian air bersih dalam beberapa hari terakhir di dua pulau pemukiman tersebut.

"Pagi tadi bantuan air bersih juga diberikan dari perusahaan tambang minyak. Mereka cukup tanggap setiap kali kami meminta bantuan," ujar Agus Setiawan, Camat Pulau Seribu, Selasa (1/9).  

Warga Pulau Kelapa Krisis Air Bersih

Dikatakan Agus, kurangnya pasokan air bersih di kedua pulau pemukiman itu disebabkan mesin pengolahan air baku tidak optimal  dalam memenuhi kebutuhan warga.

"Mesin pengolahan air Reverse Osmosis (RO) yang ada semakin sedikit produksinya, jadi kurang untuk kebutuhan warga," tandasnya.

Bantuan air bersih yang diberikan yakni sebanyak, lima drum masing-masing berukuran 2.500 liter dan langsung dibagikan kepada warga.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2036 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1003 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye902 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye890 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye783 personFakhrizal Fakhri