You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Krisis Air, Warga Dua Pulau Mendapatkan Bantuan Air Bersih
photo Suparni - Beritajakarta.id

Warga Pulau Seribu Dapat Bantuan Air Bersih

Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan sejumlah wilayah di DKI Jakarta mengalami krisis air bersih. Tak terkecuali bagi wilayah Kepuluan Seribu.

Mesin pengolahan air Reverse Osmosis (RO) yang ada semakin sedikit produksinya, jadi kurang untuk kebutuhan warga

Dua wilayah yang mengalami krisis air bersih di Kabupaten Kepulauan Seribu yakni, Kelurahan Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Namun, beban warga sedikit terbantu dengan adanya bantuan pemberian air bersih dalam beberapa hari terakhir di dua pulau pemukiman tersebut.

"Pagi tadi bantuan air bersih juga diberikan dari perusahaan tambang minyak. Mereka cukup tanggap setiap kali kami meminta bantuan," ujar Agus Setiawan, Camat Pulau Seribu, Selasa (1/9).  

Warga Pulau Kelapa Krisis Air Bersih

Dikatakan Agus, kurangnya pasokan air bersih di kedua pulau pemukiman itu disebabkan mesin pengolahan air baku tidak optimal  dalam memenuhi kebutuhan warga.

"Mesin pengolahan air Reverse Osmosis (RO) yang ada semakin sedikit produksinya, jadi kurang untuk kebutuhan warga," tandasnya.

Bantuan air bersih yang diberikan yakni sebanyak, lima drum masing-masing berukuran 2.500 liter dan langsung dibagikan kepada warga.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye24262 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1840 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1181 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1124 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye914 personFakhrizal Fakhri